Sesungguhnya keteguhan Al-Imam dengan watsiqah batilnya haruslah disikapi dengan cerdas, bukan dengan ketololan sebagaimana yang “diteladankan” sejak lama oleh si “penulis binal” http://www.tukpencarialhaq.com yang makin hari makin “blangsatan” saja dalam menyantap daging para dai dan ulama, terutama al-Imam.

Sangat miris sekali melihat mereka terus menyantap daging al-Imam seakan daging tersebut adalah “santapan neraka” yang tidak pernah habis bagi mereka untuk dimakan. Betapa hinanya keadaan mereka.

baca lebih lengkap

Advertisements

One thought on “Ketuk Palu: Sudahi Perkara Al-Imam dengan Dalil!

Comments are now closed.