Dulunya Jafar Umar Thalib seperti singa karena auman dakwahnya yang mampu menggetarkan dada para pemuda sehingga mereka tertarik mengikutinya ke dalam dakwah salafiyah yang ia bawa dari hasil menuntut ilmu, namun setelah fitnah yang terjadi padanya, ia pun tidak lebih seperti kucing, meongannya hanya dianggap angin lalu oleh mereka, namun justru inilah yang menjadi warna baru baginya saat ini, dimana dengan meongannya ini ia tetap bisa menarik hati sebagian manusia ke dalam dakwah Ahlussunnah secara umum, mudah-mudahan secara khusus juga.

baca lebih lengkap

Advertisements

6 thoughts on “Belajar Singkat dari Ustadz Jafar Umar Thalib

    1. di majalah salafy nya dan di webnya, ngga semuanya ana sependapat tapi ada juga yang ana sependapat, yang ana bicarakan adalah yang ana sependapat dengannya, misal tulisannya yang berjudul: MENDUDUKKAN TUDUHAN “KHAWARIJ” ini ana sependapat, karena caranya dalam mendudukkan permasalah sangat bagus, yakni meskipun ulama kalau terbukti ia menyelisihi kebenaran ya ditolak argumennnya, seperti perkataan para imam 4 yang cukup terkenal itu. Dan selama ada yang lebih kuat lagi hujjahnya dari ust Jafar dlm debat ini ya yang kuat itu yang dijadikan landasan, tentu saja semuanya dalm bingkai ilmu ya, bukan bingkai “pinter debat/retorika”.
      Kalau salafy awam khan ga gitu, ada ulamanya dikritik akalnya pun kalap ga karuan, mau membantah dng ilmiah ujung-ujungnya yang keluar adalah caci maki, padahal salah ya salah saja mau siapapun dia, tinggal masalahnya ada pada adab si pengkritik, hilm (lembut) ga dia? INi yang bikin salafy ga maju-maju dari dulu, yakni kita ini tidak bisa memilah antara kritikan dan adab, kritik ya kritik adab ya adab, jangan gara2 dikritik jadi hilang adab dan jangan gara-gara diperlakukan dengan adab yang tinggi jadi anti dikritik. sekali lagi, ini yang bikin salafy ga maju2 dari dulu!

  1. MasyaAllah, setelah membaca artikel ini jadi kangen lagi dengan tulisan dan kajian-kajian ust. ja’far hafidzahullah. jazakallahukhoyron

Comments are now closed.