images (16)

Berita Duka, Datang Dari Syaikh Yahya Al-Hajuri… “Innaalillaahi wa Innaa Ilaihi Raa’jiuun”

“Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar, (yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan, “Sesungguhnya kami adalah milik Allah dan sesungguhnya kami akan kembali kepada-Nya” Mereka itulah yang mendapatkan keberkatan yang sempurna dan rahmat dari Rabbnya, dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk”. [al Baqarah/2: 155-157]

Berita Duka…

Telah berpulang ke Haribaan Ar-Rafiqul-A’la Subhanahu wa Ta’ala, putra pertama Syaikh Yahya bin Ali Al-Hajuri, Abdurrahman yang berusia (kurang lebih) 19 tahun atas tragedi serangan brutal yang dilancarkan oleh pihak Syiah Rafidah “Al-Hutsy” kepada para penduduk Dammaj.

Semoga Allah mengampuni dosa-dosanya dan menempatkannya pada tempat yang layak di sisi-Nya dan menjadikannya bagian daripada para Syuhada. Amin

Untuk melihat sejauh mana kekejaman Syiah Rafidah “Al-Hustsy” terhadap penduduk Dammaj terutama anak-anak kecil mereka, maka semoga foto berikut ini menjadi pelajaran berharga bagi kita semua untuk mengenal apa dan siapa itu Syiah Al-Hutsyi?.

Ket: Ini merupakan foto salah satu anak warga Dammaj yang diperlakukan sedemikian rupa oleh Syiah Rafidhah, bukan Abdurrahman putra Syaikh Yahya.

Dan bagi Anda yang penasaran ingin melihat tampang barbar para Syiah Hutsi maka silahkan klik tautan berikut ini.

Dan sebagai penutup izinkan kami menshare fatwa Syaikh Shalih As-Suhaimi terkait Jihad di Dammaj.

 

Tanya: Bila Anda berkenan, bisakah Anda mereview kembali pembahasan mengenai syarat-syarat Jihad? Dan apakah yang terjadi di Dammaj adalah Jihad Syar’i, apakah kami boleh berangkat ke sana dan berjihad bersama saudara-saudara kami?

Jawab: Ya, itu adalah Jihad Syar’i bagi penduduk Dammaj dan mereka harus didukung dengan “jalur-jalur yang resmi”. Adapun orang-orang yang berangkat dari sini ke sana maka dalam pandangan saya hendaknya terlebih dahulu untuk meminta izin dari penguasa/pemerintah dan izin dari kedua orang tua dan adapun untuk syarat-syaratnya maka itu harus terpenuhi semua.

Adapun mendukung/mensuport mereka maka itu harus/berlaku bagi segenap Ahlussunnah dan mereka harus didukung dengan dengan “jalur-jalur yang resmi”, sebab mereka tidak membutuhkan orang-orang tapi membutuhkan dukungan yang memompa semangat mereka untuk menghancur leburkan orang-orang yang menyakiti mereka dan menyakiti Ahlussunnah, sebab itu adalah sebuah keharusan, maksudku adalah dukungan kita kepada mereka melalui “jalur-jalur yang resmi”, yaitu melalui jalur Pemerintah/Penguasa.

Adapun berangkat ke sana secara individu tanpa menetapkan standar ini maka tidak boleh! Adapun memberikan bentuk dukungan moril maka itu harus! Dan jangan lupakan untuk terus mendoakan mereka di akhir malam.

 Aku memohon kepada Allah agar menolong mereka dengan pertolongan yang sempurna dan menyatukan kalimat mereka di atas kebenaran dan menelantarkan para musuh mereka dan musuh Ahlussunah dan Islam. Demikian kiranya.

-*-

7 thoughts on “Berita Duka, Datang Dari Syaikh Yahya Al-Hajuri… “Innaalillaahi wa Innaa Ilaihi Raa’jiuun””

  1. terimakasih atas informasinya terkait kejadian didammaj,jazakAllahu khairon,
    kami hanya bisa mendo’akan,semoga Allah ‘azza wajalla mengistiqomahkan hati-hati saudara2 kita didammaj,agar tetap diatas islam,agar tetap diatas sunnah,walaupun nyawa menjadi taruhannya, dan semoga Allah ‘azza wajala mengampuni dosa orang2 yg telah mati diantara mereka, dan memasukan mereka semua kedalam jannahnya, amin.

  2. Semoga Alloh Al Muqollibal quluub mengokohkan dan memberikan kesabaran kpd syaikhuna Yahya al Hajuri beserta murid dan masyaikh yang bersama beliau hafidzhohumulloh, dan memberi taufiq kepada syaikhuna Robi’ al madkholy, murid dan masyaikh yang bersama beliau wafaqqohumulloh. Dan memberi hidayah kepada atturotsiyyun hadahumulloh, agar kembali kepad manhaj salaf yang haq.

    Hadanalloha wa iyyakum

  3. Semoga ALLAH MENEMPATKAN ANAK BELIAU DAN ORANG D DAMMAJ DI TEMPAT JANNAH YG MULYA.AMIEN…

    perlu dketahui lo emang bendera jihat telah berkibar maka kita wajib memerangi kaum Syiah Rofidah yg berada d indonesia terlebih lgi “JALALUDDIN RAHMAT” yg sukses masuk ke parlemen pemerintahan dari fraksi PDI-P caleg JABAR.!

Comments are closed.